X

Cara Mengaktifkan Akun Administrator pada Windows (7, 8, 8.1 dan 10)

Cara Mengaktifkan Akun Administrator pada Windows – Pada saat proses instalasi Windows, Windows secara otomatis akan membuat sebuah akun administrator dengan hak akses paling tinggi. Walaupun kita juga membuat akun baru dengan level administrator, namun kita tidak bisa melakukan semua aktivitas yang terbatas bagi Administrator tertinggi. 

Contoh sederhana, untuk melakukan instalasi sebuah program, akan muncul sebuah prompt UAC yang berisi kofirmasi untuk menjalankan perintah tersebut dengan level Administrator. Artinya, user yang biasa kita gunakan belum sepenuhnya bisa melakukan semua perintah khusus Administrator.

Administrator merupakan pemilik hak akses tertingggi pada sebuah komputer. Jika kita menggunakan akun Administrator (Akun dengan nama Administrator, bukan akun yang bertipe Administrator), semua bisa kita lakukan tanpa ada halangan apapun. Pada Windows XP, kita dapat melakukan log in sebagai Administrator dengan mudah. Namun, user Administrator secara default mulai dinonaktifkan pada Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1 dan Windows 10.

Untuk mengaktifkan akun Administrator, ada beberapa langkah yang harus dikerjakan. Sebagai catatan, akun Administrator ini hanya digunakan untuk keperluan perbaikan atau troubleshoot. Ketika sudah selesai, maka alangkah lebih baik untuk menonaktifkan kembali akun Administrator atau melindunginya dengan password yang kuat.

Cara Mengaktifkan Akun Administrator dengan Command Prompt

1. Jalankan Command Prompt dengan level administrator.

Untuk Windows 7: Klik Start -> Programs -> Accessories kemudian klik kanan pada Command Prompt kemudian pilih Run As Administrator.

Untuk Windows 8 dan 8.1: Cari “CMD” atau command prompt pada layar start, lalu ketika sudah menemukan Command Prompt, klik kanan kemudian pilih Run As Administrator pada opsi yang ada di bagian bawah.

Untuk Windows 10: Cari CMD pada start menu kemudian tekan tombo; Ctrl+Shift+Enter secara bersamaan.

2. Pada Command Prompt, ketik perintah “net user administrator /active:yes” tanpa tanda kutip lalu tekan Enter.

3. Akan muncul pesan bahwa perintah telah dieksekusi dengan sukses.

4. Log Out dan akun administrator akan tersedia pada layar login kamu.

Jika sudah selesai menggunakan akun adminstrator dan ingin kembali menonaktifkan menggunakan Command Prompt, ketik “net user administrator /active:no” seperti pada langkah kedua di atas.

 

Mengaktifkan akun Administrator dengan Local Users and Group Manager

1. Tekan tombol Windows + R untuk membuka dialog Run.

2. Ketik lusrmgr.msc pada form input lalu tekan enter untuk membuka Local User and Group Manager.

3. Klik pada tab Users di panel sebelah kiri.

4. Kemudian pada panel sebelah kanan akan muncul beberapa akun. Double klik pada Administrator.

Hilangkan centang account is disabled

5. Setelah muncul dialog box , hilangkan centang Account is disabled kemudian klik OK.

6. Akun Administrator sudah bisa digunakan. Log out lalu cobalah login menggunakan akun Administrator. Untuk menonaktifkan kembali, ulangi langkah nomor 5 kemudian centang opsi “Account is disabled”

 

Mengaktifkan Akun Administrator Menggunakan Local Security Policy Editor

Sama seperti menggunakan Local Group and Group Manager, Local Security Policy Editor menggunakan fitur Run pada Windows.

1. Ketik Windows + R kemudian ketik secpol.msc lalu tekan Enter untuk membuka Local Security Policy Editor.

2. Arahkan pointer pada Local Policies\Security Options.

3. Pada panel sebelah kanan, double klik pada “Accounts: Administrator account status.” 

Account Administrator status

4. Akan tampil dialog box, pilih enable untuk mengaktifkan akun administrator atau disable untuk menonaktifkannya.

5. Selesai, akun Administrator sudah ada pada login screen.

Khusus Local Security Editor ini tidak tersedia pada Windows dengan versi home editions, namun bisa dijalankan pada semua versi lain baik Windows 7, 8, 8.1 dan 10.

Ilustrasi: www.instructables.com

Rian Agustianto: SEO enthusiast. A Bachelor of IT & Content writer since 2013.
Related Post